Kebaikan atau niat baik kadang bisa menjebak kita ke dalam prilaku buruk, itu bisa terjadi di karnakan kita tidak begitu jeli dalam menganalisis niat baik itu sendiri, apakah itu benar niatan baik atau hanya kedok dari perilaku buruk.
Nah
disinilah letak pentingnya kita mengetahui apakah itu benar-bener niatan baik, agar
kita tidak terkecoh dengan hal tersebut, adapun caranya yaitu dengan cara
meninjau apa tujuan niatan baik itu sendiri apakah ada hal beruk yang kita
bungkus dengan niatan baik tersebut atau murni Lillahita’ala.
Jadi ketika
perbuatan baik kita tidak berlandaskan Lillahita’ala kita bisa pastikan,
perbuatan baik kita hanya basa-basi social ataupun kedok balaka, yaitu untuk
mendapatkan pamor dan lain sebagainya di mata orang lain
Intinya kita harus bisa membedakan antara niatan baik yang asli dengan niatan baik yang hanya sebagai kedok belaka.
Intinya kita harus bisa membedakan antara niatan baik yang asli dengan niatan baik yang hanya sebagai kedok belaka.
Oleh : Ahmad Mahrus
Komentar
Posting Komentar
Berkomentarlah yang sopan. Pergunakan Bahasa yang baik. Mohon komentar tidak mengandung unsur SARA. Terima kasih.